Rabu, 21 September 2011

WOMAN's STUFF #2


 Lanjutan dari bahasan sebelumnya tentang Miss V, postingan kali ini juga tentang masalah rutin yang dihadapi wanita (hanya wanita asli lhoo), yaitu #jengjengjeng MENSTRUASI.

Menstruasi atau mens atau haid adalah pendarahan periodik bulanan dari rahim (uterus) disertai pelepasan selaput lendir rahim (endometrium). Jadi jelas kann kenapa hanya wanita yang mengalami hal ini, karena wanita ingin dimengerti #ehh maksudnya karena hanya wanita yang mempunyai rahim, wanita jadi-jadian secantik dan sefeminim apapun dia tetap tidak mempunyai rahim #catet...

Prosesnya gini, secara periodik indung telur di rahim akan menghasilkan ovum (sel telur). Bila ovum matang tidak dibuahi sperma dalam perjalanan melalui tuba fallopi ke uterus, maka ovum pecah dan mati. Ovum yang mati tersebut tidak tertanam di endometrium sehingga selaput lendir rahim hancur dan sel-selnya mati. Karena sel-selnya mati, rahim berkontraksi dan melepaskan selaput lendir yang hancur (bagian atas endometrium) ke dalam serviks (leher rahim) untuk keluar melalui vagina. Nah cairan merah (darah mati) bercampur dengan selaput lendir yang keluar inilah yang dikenal dengan haid. 

Pada saat haid terjadi puluhan kontraksi lapisan darah dan selaput lendir. Kontraksi dari rahim inilah yang mengakibatkan nyeri haid (Dysmennorhea). Hal ini wajar dan bukan penyakit, kecuali jika sudah berlebihan sakitnya hingga mengakibatkan pingsan. Haid yang berlebihan atau terlalu lama juga normal jika tidak terjadi secara berturut-turut lebih dari 3 siklus. Siklus haid yang normal adalah 28-35 hari, dan masa haid yang normal 3-4 hari, maksimal 6 hari.

Selain kontraksi, pada saat haid juga terjadi gangguan hormonal. Ketidakstabilan hormon pada saat haid selain mempengaruhi emosi dan sensitivitas, juga mempengaruhi kelenjar-kelenjar sensitif payudara sehingga mengakibatkan payudara nyeri dan lebih kencang.
Jadi wanita ga mudah kann karena harus mengalami semua itu...

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat haid, yaitu:
  1. SERINGLAH GANTI PEMBALUT maksimal 6 jam sekali. Hal ini berhubungan dengan kebersihan vagina (Woman's stuff #1)
  2. SELALU CEK PEMBALUT, jika ada selaput lendir yang keluar harus segera ganti, karena selaput ini tidak bisa diserap (jadi ga harus 6 jam yaa...)
  3. JANGAN MINUM ES, perbanyaklah minum air putih untuk memperlancar haid. Es akan membuat selaput lendir yang harusnya lepas membeku sehingga akan terus menempel di rahim. Selain dapat menghambat siklus haid, selaput lendir mati yang tetap menempel dirahim dapat menyebabkan kanker rahim.
  4. TETAPLAH BEROLAHRAGA ringan pada saat haid pada saat pagi, seperti jalan santai atau senam ringan. Olahraga teratur dapat membantu kelancaran haid.
  5. Nyeri haid adalah hal yang wajar, jadi JANGAN SEMBARANGAN minum obat minum penghilang nyeri, minumlah calc/kalsium kalbe farma yang di jual di apotik atau minum ramuan tradisional. Obat-obat penghilang nyeri biasanya mengadung zat kimia yang tidak bagus untuk tubuh dan rahim. Jika mengalami nyeri, pijatlah lembut perut bagian bawah atau kompres dengan bantalan hangat atau dengan botol yang diisi air hangat.
  6. PILIHLAH PEMBALUT YANG BERKUALIATAS. Pembalut sekarang banyak yang terbuat dari bahan daur ulang atau bahan sintesis bukan dari kapas alami, jadi hati-hati dalam memilih pembalut.

Bahasan tentang haid secara umum mungkin segini dulu yaah fren, untuk bahasan lebih lanjut tentang masalah kewanitaan lainnya akan dibahas diblog-blog saya selanjutnya. So, don't miss it!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar